PAPER
TIPS-TIPS MENANGANI ANAK ADD/ ADHD
Paper ini disusun untuk memenuhi
tugas UTS Mata Kuliah Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus
Dosen Pembimbing : Erni Munastiwi, M.Pd.
Disusun oleh :
Dian Fairuz
Zahiyah
NIM. 14430033
SEMESTER
V
KELAS
B
PENDIDIKAN
ISLAM ANAK USIA DINI
FAKULTAS
ILMU TARBIYAH dan KEGURUAN
UNIVERSITAS
ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA
YOGYAKARTA
2015/2016
KATA PENGANTAR
Pertama,
saya mengucapkan puji dan syukur kepada Allah swt. yang telah memberikan rahmat
serta hidayahNya sehingga saya dapat memenuhi tugas UTS mata kuliah Pendidikan
Anak Berkebutuhan Khusus serta
menyelesaikan Paper yang berjudul Tips-Tips Menangani Anak ADD/ ADHD dengan
waktu yang telah ditentukan sebelumnya. Sholawat serta salam akan senantiasa
saya haturkan kepada Nabi Muhammad saw. semoga kita semua mendapatkan
syafaatnya di hari kiamat kelak.
Kedua, saya mengucapkan terimakasih
yang sebesar-besarnya kepada dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Anak
Berkebutuhan Khusus yaitu
Ibu Erni Munastiwi, karena telah membimbing dan mengarahkan saya terkait dengan
pembuatan paper ini. Terimakasih juga saya ucapkan kepada pihak-pihak yang
telah membantu dalam terselesaikannya pembuatan paper ini, tanpa dukungan dan
arahan dari semuanya, paper ini mungkin tidak akan berhasil dan selesai dengan
baik. Maka dari itu saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang
membantu dalam proses penyelesaian paper ini.
Akhir kata, semoga paper ini dapat
memberikan manfaat dan menjadi amal shaleh bagi penyusun dan pembacanya. saya menyadari, bahwa
pembuatan paper ini tidak lepas dari kekurangan, maka dari itu saya mengharapkan
kritik dan saran demi kesempurnaan makalah ini dan tugas selanjutnya.
Yogyakarta,
26 Oktoberber 2016
Penyusun
DAFTAR ISI
Halaman
Kata Pengantar
…………………………………………………... 2
Daftar Isi
……………………………………………………......... 3
Bab I Pendahuluan
………………………………………………. 4
A. Latar Belakang ……………………………………............ 4
Bab
II Pembahasan ………………………………………………. 5
A. Tips
Pola Asuh Untuk Anak dengan ADD/ ADHD ………. 5
B.
Tips Sekolah untuk Anak dengan ADD/
ADHD ………….. 5
C. Kerjasama
Orang Tua dengan Guru di Sekolah ..…………. 7
D. Tips
untuk Mengelola Kelas bagi Guru ………..………….. 7
E.
Obat untuk ADD/ ADHD…………….……………………. 9
Bab
III Penutup ………………………………………………….. 11
Kesimpulan ………………………………………………... 11
Daftar Pustaka
…………………………………………………….
12
BAB I
PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Banyak
gangguan baik yang bersifat fisik maupun psikis yang “menyeramkan”, yang dapat
dialami oleh anak dan tentunya gangguan-gangguan tersebut dapat menjadikan para
orang tua cemas dan dapat mengalami frustasi bahkan stress jika tidak bisa
menagnganinya. Salah satu gangguan psikis yang sering menjadi momok adalah
ADHD.
Gangguan
ADHD saat ini sering menjadi buah bibir, diperbincangkan, baik penyebab maupun
pengaruhnya terhadap terhadap anak dan juga penanganannya oleh berbagai
kalangan, mulai dari orang tua hingga para professional, termasuk di dalamnya
adalah pendidik PAUD.
Bagi
pendidik PAUD, pengetahuan tentang ADHD serta penanganannya mutlak harus
dimiliki. Jangan sampai pendidik PAUD kewalahan dalam menjawab dan menjelaskan
berbagai pertanyaan maupun situasi yang sebenarnya terjadi terhadap anak usia
dini dengan ADHD dari orang tua mereka.[1]
Peran
pendidik PAUD sebagai professional sangat diperlukan untuk membantu orang tua,
khususnya mereka yang masih awam penanganan anak dengan gangguan ADHD. Oleh
karena itu dalam paper ini akan dibahas mengenai
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Tips
Pola Asuh untuk Anak dengan ADD/ ADHD
Jika
anak hiperaktif, lalai, atau inpulsif, mungkin diperlukan:
a. Banyak
waktu dan tenaga untuk mendengarkan, menyelesaikan tugas, atau duduk diam.
b. Pemantauan
secara terus menerus agar anak tidak frustasi dan melelahkan.
c. Anak-anak
dengan ADD/ ADHD membutuhkan srtuktur, konsistensi, komunikasi yang jelas, dan
penghargaan dan konsekuensi perilaku mereka.
d. Mereka
juga membutuhkan banyak cinta, dukungan, dan dorongan.
B.
Tips
Sekolah untuk Anak dengan ADD/ ADHD
Kita tidak akan menyerap informasi
atau mendapatkan hasil jika hanya dilakukan sekitar kelas tetapi seharusnya
membaca atau mendengarkan. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan, antara lain:
a. Pikirkan
lingkungan sekolah yang memfasilitasi anak-anak melakukan: duduk diam,
mendengarkan dengan tenang.
b. Ada
banyak hal kedua orang tua dan guru dapat melakukan untuk memabantu anak ADD/
ADHD berkembang dalam kelas. Dimulai dengan mngevaluasi kelemahan setiap
individu anak dan kekuatan, kemudian membantu anak focus, tetap pada tugas, dan
belajar untuk kemapuannya secara optimal.
c. Sekolah
menciptakan berbagai tantangan untuk anak-anak dengan gangguan perhatian ,
tetapi dengan kesabaran dan rencana yang efektif untuk mengatasi hambatan
tersebut, anak dengan ADD/ ADHD dapat berkembang dalam kelas. Guru dan
administrator dapat membantu untu memberikan dukungan ini.
d. Sebagai
orang tua dapat bekerja dengan anak Anda dan gurunya untuk menerapkan strategi
praktis untuk belajar baik di dalam maupun keluar kelas. Dengan dukungan yang
konsisten, strategi ini dapat membantu anak Anda menghadapi tantangan dan
belajar meraih kesuksesan di sekolah. Dalam hal ini:
-
Menyiapkan anak Anda untuk sukses sekolah
-
Tips untuk bekerja dengan guru
-
Tips untuk mengelola gejala umum
-
Tips untuk membuat belajar menyenangkan
-
Tips untuk mengajarkan pekerjaan rumah
Lingkungan
kelas bisa menjadi tempat yang menantang untuk anak ADD/ ADHD. Tugas-tugas
diberikan kepada para siswa yang mengalami paling sulit duduk diam,
mendengarkan dengan tenang dan berkonsentrasi.
Sebagai
orang tua, Anda dapat membantu anak Anda mengatasi dengan kekurangan dan
memenuhi tantangan yang ada di sekolah. Anda dapat memberikan dukunagn yang paling
efektif: membantu anak Anda dengan strategi belajar di kelas dan berkomunikasi
dengan guru tentang bagaimana anak Anda belajar terbaik. Dengan dukungan di
rumah dan di tempat kerja strategi mengajar di kelas, tidak ada alasan mengapa
anak-anak dengan ADD/ ADHD tidak dapat tumbuh subur di kelas.
Tips
untuk membantu guru
Guru
memiliki tanggung jawab yang berat: selain menggelola kelompok anak-anak dengan
kepribadian dan gaya belajar berbeda, bahkan terdapat siswa dengan ADD/ ADHD.
Guru dapat melakukan yang terbaik untuk membantu anak dengan gangguan perhatian
belajar secara efektif, namun keterlibatan orang tua diperlukan untuk
meningkatkan pendididkan anak. Orang tua mempunyai kekuatan untuk
mengoptimalkan kesempatan anak untuk sukses dengan membantu pekerjaan yang
dilakukan di kelas. Orang tua dapat langgsung mempengaruhi pengalaman anak di
dalam kelas.
C.
Kerjasama
Orang Tua dengan Guru di Sekolah
a. Berkomunikasi
dengan sekolah dan guru. Sebagai orang tua sekaligus advokat bagia anak. Orang
tua dapat membuat komunikasi dengan sekolah anak yang konstruktif dan
produktif. Cobalah untuk berbicara melalui email, telepon, atau bertemu secara
langsung, berusaha untuk tenang, spesifik, dan di atas semua sikap-positif yang
baik.
b. Rencana
ke depan
c. Menciptakan
tujuan bersama-sama. Diskusikan harapan orang tua untuk keberhasilan sekolah
anak. Bersama-sama, menuliskan tujuan-tujuan spesifik dan realistis.
d. Dengarkan
dengan hati-hati
e. Berbagi
informasi tentang sejarah anak dengan guru yang melihat setiap hari
f. Mengembangkan
dan menggunakan rencana perialaku
D.
Tips
untuk mengelola kelas bagi guru
Siswa
dengan ADD/ ADHD mungkin begitu mudah terganggu oleh suara-suara, orang yang
lewat, atau pikiran mereka sendiri bahwa mereka sering kehilangan informasi
penting di kelas. Anak-anak ini mengalami keuslitan tetap focus pada
tugas-tugas yang membutuhkan usaha mental yang berkelanjutan. Mereka mungkin
tampak mendengarkan tetapi tidak mampu untuk mempertahankan informasi.
a. Memabntu
anak-anak yang mnegalihkan perhatian dengan melibatkan fisik, meningkatkan
gerakan, dan memperpendek waktu untuk melaksanakan tugas.
b. Jauhkan
kursi anak dari pintu dan jendela.
c. Teman
duduk bergantian bahkan tenpat duduknya. Bila mungkin, menggabungkan gerakan
fisik menjadi pelajaran.
d. Menulis
informasi penting di mana anak dapat dengan mudah membaca referensi itu.
e. Ingatkan
siswa di mana informasi dapat ditemukan.
f. Bagilah
tugas besar menjadi tugas yang lebih kecil.
g. Biarkan
anak-anak sering istirahat.
h. Anak-anak
dengan gangguan kekurangan perhatian dapat mengguankan gerakan rahasia atau
kata-kata, memuji anak untuk gangguan percakapan.
i.
Pastikan rencana perilaku yang ditulis
dekat siswa.
j.
Berikan konsekuensi segera perilaku yang
tidak disiplin.
k. Kenali
perilaku yang baik dengan suara keras. Jadilah spesifik dalam pujian Anda,
pastikan anak tahu apa yang mereka lakukan dengan benar.
l.
Tulis jadwal untuk hari itu di papan
tulis atau pada selembar kertas.
m. Strategi
untuk memerangi hiperaktif terdiri dari cara-cara kreatif untuk memungkinkan
anak untuk bergerak dengan cara yang tepat pada waktu yang tepat. Melepaskan
cara energy ini dapat membuat lebih mudah bagi anak untuk menjaganya tubuh
lebih tenang selama waktu kerja.
n. Mintalah
anak-anak untuk menjalankan tugas atau melakukan suatu tugas bahkan jika itu hanya
berarti berjalan melintasi ruangan untuk mepertajam pensil piring.
o. Ajak
anak untuk bermain olahraga, atau setidaknya menjalankan kegiatan sebelum dan
sesudah sekolah.
p. Sediakan
bola, mainan kecil, atau objek lain untuk bermain dengan diam-diam di kursinya.
q. Membantu
anak-anak dengan susah mengikuti petunjuk berarti mengambil langkah-langkah
untuk memecah dan memperkuat langkah-langkah yang terlibat dalam instruksi
Anda, dan mengarahkan bila perlu.
E.
Obat
untuk ADD/ ADHD
Banyak
sekolah mendorong orang tua untuk mengobati anak-anak dengan gangguan kurang
perhatian, dan orang tua mungkin merasa yakin tentang apa artinya obat.
Sementara obat-obatan yang dianggap dapat membantu tidak menyembuhkan bahkan
menimbulkan efek samping. Sebagai orang tua, harus mempertimbangkan manfaat dan
resiko obat untuk sebelum menggunakan dan memperlakukan bagi anak.
Salah satu cara positif untuk
menjaga perhatian anak terfokus pada belajar adalah proses pembelajaran yang
menyenangkan. Menggunakan gerakan fisik dalam pelajaran, menghubungkan
fakta-fakta penting untuk hal-hal sepele yang menarik, atau menciptakan
lagu-lagu konyol yang membuat rincian mudah diingat dapat membantu anak Anda
menikmati belajar dan bahkan mengurangi gelaja ADD/ ADHD.
Membantu anak-anak dengan ADD/ ADHD
menikmati matematika. Anak-anak yang memiliki gangguan kekurangan perhatian,
mereka sering ingin terus menyentuh, atau mengambil bagian dalam sebuah
pengalaman untuk belajar sesuatu yang baru. Dengan menggunakan permainan dan
benda untuk menunjukkan konsep-konsep matematika, guru dapat menunjukkan anak
bahwa matematika dapat bermakna dan menyenangkan.
Bermain game, menggunakan kartu
memori, dadu, atau domino untuk membuat nomor menyenangkan. Atau hanya
menggunakan jari Anda dan jari kaki, mneyelipkan mereka atau menggeliat mereka
ketika Anda menambahkan atau mengurangi.
Menggambar, khusus untuk masalah
kata, ilustrasi dapat membantu anak-anak lebih memahami konsep-konsep
matematika. Jika masalah kata mengatakan ada dua belas mobil, membantu anak
menarik mereka dari kemudi ke bagasi. Menciptakan singkatan konyol, dalam
rangka untuk mengingat urutan operasi, misalnya, membuat sebuah lagu atau frase
yang menggunakan huruf pertama dari setiap operasi dalam urutan yang benar.
Membantu anak-anak menikamati membaca. Ada banyak cara untuk membuat membaca
yang menarik, bahkan jika keterampilan itu sendiri cenderung menjadi sebuah
perjuangan bagi anak-anak. Perlu diingat bahwa membaca pada tingkat yang paling
dasar terdiri atas cerita dan emnarik informasi, hal bahwa semua anak-anak
menikmati. Baca untuk anak-anak, mrmbuat membaca yang nyaman.[2]
BAB III
PEBUTUP
Kesimpulan
Sebagai
orang tua, Anda dapat membantu anak Anda mengatasi dengan kekurangan dan
memenuhi tantangan yang ada di sekolah. Anda dapat memberikan dukunagn yang
paling efektif: membantu anak Anda dengan strategi belajar di kelas dan
berkomunikasi dengan guru tentang bagaimana anak Anda belajar terbaik. Dengan
dukungan di rumah dan di tempat kerja strategi mengajar di kelas, tidak ada alasan
mengapa anak-anak dengan ADD/ ADHD tidak dapat tumbuh subur di kelas.
Guru
memiliki tanggung jawab yang berat: selain menggelola kelompok anak-anak dengan
kepribadian dan gaya belajar berbeda, bahkan terdapat siswa dengan ADD/ ADHD.
Guru dapat melakukan yang terbaik untuk membantu anak dengan gangguan perhatian
belajar secara efektif, namun keterlibatan orang tua diperlukan untuk
meningkatkan pendididkan anak. Orang tua mempunyai kekuatan untuk
mengoptimalkan kesempatan anak untuk sukses dengan membantu pekerjaan yang
dilakukan di kelas. Orang tua dapat langgsung mempengaruhi pengalaman anak di
dalam kelas.
Salah
satu cara positif untuk menjaga perhatian anak terfokus pada belajar adalah
proses pembelajaran yang menyenangkan. Menggunakan gerakan fisik dalam
pelajaran, menghubungkan fakta-fakta penting untuk hal-hal sepele yang menarik,
atau menciptakan lagu-lagu konyol yang membuat rincian mudah diingat dapat
membantu anak Anda menikmati belajar dan bahkan mengurangi gelaja ADD/ ADHD.
DAFTAR PUSTAKA
Santoso,
Hargio. 2012. Cara Memahami dan Mendidik
Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta:
Gosyeng Publishing.
Wiyani,
Nova Ardy. 2016. Buku Ajar Penanganan
Anak Usia Dini Berkebutuhan Khusus.
Yogyakarta: Ar Ruzz Media.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar